Amat Samawa – Salak merupakan salah satu buah tropis yang memiliki potensi besar di Indonesia, terutama di daerah seperti Srumbung, Magelang, dan Turi, Sleman. Namun, rendahnya harga jual sering membuat petani mengalami kerugian, bahkan berujung pada alih fungsi lahan. Dari permasalahan ini, lahirlah Salak Food Indonesia, sebuah Bisnis olahan salak atau usaha yang mengubahnya menjadi berbagai snack berkualitas dan bernilai tinggi.
Artikel ini akan membahas perjalanan Untung Hadir Soeharto, pemilik Salak Food Indonesia, dalam membangun bisnisnya dari nol, menghadapi tantangan, serta strategi yang diterapkan hingga sukses menembus pasar nasional dan ekspor.

Untung Hadir Soeharto adalah seorang sarjana Teknologi Informasi yang awalnya bekerja di perusahaan teknologi. Namun, pada tahun 2018, ia memutuskan resign dan mulai Bisnis olahan salak. Salah satu motivasi terbesarnya adalah keinginan untuk menjadi pengusaha, karena menurutnya, jika hanya mengandalkan gaji sebagai pegawai, peluang untuk menjadi kaya sangat kecil.
Melihat potensi besar salak, ia pun mulai mendalami bisnis ini. Fokusnya bukan hanya menjual buah salak mentah, tetapi menciptakan produk olahan agar nilai jualnya lebih tinggi. Pada tahun 2019, ia resmi mendirikan Salak Food Indonesia dengan berbagai inovasi produk berbasis salak.
🔴 AD - Klik gambar untuk membeli di Shopee!
Salak Food Indonesia mengolah buah salak menjadi berbagai produk bernilai jual tinggi, seperti:
Setiap bagian dari buah salak dimanfaatkan secara maksimal. Bahkan kulit ari salak, yang sering dianggap tidak berguna, juga diolah agar tidak terbuang sia-sia.
Salah satu produk unggulan Salak Food Indonesia adalah keripik salak. Berikut adalah tahapan produksinya:
Memulai usaha tidak selalu mudah. Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi Untung Hadir Soeharto adalah kurangnya dukungan dari keluarga, terutama orang tua.
Sebagai anak dari pegawai negeri, ia sempat diremehkan karena memilih bisnis salak ketimbang mengikuti jejak keluarganya. Namun, ia tetap berusaha membuktikan bahwa berwirausaha bisa menjadi pilihan yang sukses.
Tantangan lain yang dihadapi adalah pandemi COVID-19, yang sempat membuat bisnisnya hampir terhenti. Namun, berkat kegigihan dan strategi pemasaran digital, ia berhasil bertahan dan justru memperluas pasarnya hingga ke luar negeri.
🔴 AD - Klik gambar untuk membeli di Shopee!
Salak Food Indonesia mengoptimalkan media sosial dan e-commerce untuk memasarkan produk-produknya. Mereka juga menerima maklon, jual curah, serta kerjasama kongsi untuk memperluas jaringan pemasaran.
Berawal dari kerjasama dengan kelompok tani (Gapoktan), produk salak mereka kini telah diekspor ke berbagai negara, seperti Jerman, Malaysia, Kamboja, Thailand, Cina
Salah satu kunci sukses Salak Food Indonesia adalah menerapkan sistem hilirisasi, yaitu menjual produk langsung ke konsumen tanpa melalui tengkulak. Hal ini memungkinkan mereka menawarkan harga lebih kompetitif sekaligus meningkatkan margin keuntungan.
Saat ini, Salak Food Indonesia memiliki 5-6 mitra produksi yang masing-masing bertanggung jawab atas produk olahan tertentu. Dengan sistem ini, produksi bisa berjalan lebih efisien.
Di awal usaha, Salak Food Indonesia hanya mendapatkan omzet sekitar Rp10 juta per bulan. Namun, seiring berkembangnya bisnis, omzet mereka kini telah mencapai ratusan juta rupiah per bulan.
Sebagai perbandingan:
Hal ini membuktikan bahwa dengan fokus, istiqomah, dan doa, usaha kecil pun bisa berkembang menjadi bisnis besar.
Dari perjalanan Untung Hadir Soeharto, ada beberapa pelajaran yang bisa diambil:
Jangan Takut Memulai → Meskipun diremehkan, tetap jalani passion dengan keyakinan penuh.
Manfaatkan Teknologi → Digital marketing sangat penting dalam membangun bisnis.
Inovasi adalah Kunci → Jangan hanya menjual bahan mentah, tetapi buatlah produk olahan yang memiliki nilai tambah.
Kembangkan Jaringan → Kerjasama dengan petani dan mitra bisnis akan membantu meningkatkan skala usaha.
Dukungan Orang Tua Itu Penting → Meskipun awalnya sulit, tetaplah berusaha membuktikan bahwa bisnis yang dijalankan bisa sukses.
Salak Food Indonesia adalah contoh nyata bagaimana produk lokal bisa memiliki nilai tambah tinggi jika diolah dengan kreatifitas dan strategi bisnis yang tepat. Dari buah salak yang sering tidak dihargai, kini bisa menjadi produk unggulan yang diekspor hingga ke luar negeri.
Bagi Anda yang ingin memulai bisnis di sektor agribisnis, kisah ini bisa menjadi inspirasi bahwa dengan niat, kerja keras, dan inovasi, keberhasilan bukanlah hal yang mustahil.
Jika Anda tertarik untuk menjadi mitra atau mencoba produk Salak Food Indonesia, hubungi:
📞 WhatsApp CS: 0822-5858-7733
Semoga artikel ini bisa memberikan motivasi dan wawasan bagi para calon pengusaha di Indonesia! 🚀
Bisnis olahan salak
Usaha makanan ringan unik
Peluang ekspor produk lokal
Cara memulai bisnis dari nol
Inspirasi wirausaha sukses
Warisan Inspirasi Untuk Keluarga Indonesia