DomaiNesia

Jangan Keliru! Ini Perbedaan Takjil dan Ifthar yang Sebenarnya

750 x 100 AD PLACEMENT

Takjil dan Ifthar: Dua Istilah yang Sering Disalahpahami

amat samawa – Saat bulan Ramadan tiba, istilah takjil dan ifthar kerap digunakan dalam percakapan sehari-hari, terutama saat membahas menu berbuka puasa. Namun, banyak orang masih keliru dalam memahami perbedaan di antara keduanya. Beberapa menganggap takjil sebagai makanan pembuka berbuka puasa, sementara ifthar identik dengan hidangan utama. Padahal, secara bahasa dan makna, kedua istilah ini memiliki arti yang cukup berbeda. Yuk, kita kupas lebih dalam agar tidak lagi keliru!

subscribe youtube


Apa Itu Takjil?

Makna Takjil dalam Bahasa Arab

Secara etimologi, kata takjil berasal dari bahasa Arab ‘ajjala-yu’ajjilu yang berarti “menyegerakan” atau “mempercepat”. Dalam konteks puasa Ramadan, takjil merujuk pada tindakan menyegerakan berbuka puasa sesuai sunnah Rasulullah SAW. Jadi, secara harfiah, takjil bukanlah makanan, melainkan perbuatan menyegerakan berbuka puasa.

Hadis tentang Takjil

Rasulullah SAW bersabda:

750 x 100 AD PLACEMENT

🔴 AD - Klik gambar untuk membeli di Shopee!

“Senantiasa manusia berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka puasa.” (HR. Bukhari & Muslim)

Hadis ini menunjukkan bahwa ada anjuran kuat dalam Islam untuk tidak menunda berbuka puasa ketika waktunya telah tiba. Dengan kata lain, takjil lebih menekankan pada tindakan berbuka secara cepat, bukan pada jenis makanan tertentu.

Takjil dan Persepsi yang Keliru

Seiring berjalannya waktu, banyak orang menganggap takjil sebagai makanan ringan berbuka puasa, seperti kurma, kolak, atau es buah. Hal ini kemungkinan besar terjadi karena Nabi Muhammad SAW menganjurkan berbuka puasa dengan kurma atau air putih sebelum melanjutkan dengan hidangan utama. Namun, pemahaman ini kurang tepat karena takjil sebenarnya adalah tindakan berbuka lebih awal, bukan makanan itu sendiri.

750 x 100 AD PLACEMENT

🔴 AD - Klik gambar untuk membeli di Shopee!

Jadi, jika seseorang berbuka dengan seteguk air, ia sudah melakukan takjil. Makanan yang dikonsumsi dalam proses ini seharusnya disebut sebagai “makanan pembuka” atau “hidangan berbuka”.


Apa Itu Ifthar?

Makna Ifthar dalam Islam

Berbeda dengan takjil, istilah ifthar berasal dari kata afthara-yufthiru yang berarti “berbuka puasa” atau “makan dan minum setelah berpuasa”. Dalam konteks Ramadan, ifthar merujuk pada seluruh rangkaian makanan yang dikonsumsi setelah adzan Maghrib berkumandang.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ifthar berarti “berbuka puasa” secara umum. Berbeda dengan takjil yang hanya menekankan pada menyegerakan berbuka, ifthar mencakup seluruh makanan yang dikonsumsi, baik itu camilan ringan maupun hidangan utama.

750 x 100 AD PLACEMENT

🔴 AD - Klik gambar untuk membeli di Shopee!

Ifthar dalam Hadis

Dalam hadis lain, Rasulullah SAW bersabda:

“Jika salah seorang di antara kalian berbuka puasa, hendaklah ia berbuka dengan kurma. Jika tidak ada kurma, maka dengan air, karena air itu suci.” (HR. Abu Dawud & Tirmidzi)

Hadis ini menjelaskan bahwa berbuka puasa diawali dengan sesuatu yang ringan sebelum menikmati makanan besar. Proses awal ini adalah takjil, sementara makanan selanjutnya termasuk dalam kategori ifthar.

Perbedaan Antara Ifthar dan Takjil

Jika dirangkum, berikut adalah perbedaan utama antara takjil dan ifthar:

AspekTakjilIfthar
MaknaMenyegerakan berbuka puasaSeluruh rangkaian berbuka puasa
JenisTindakan menyegerakan berbukaMakanan dan minuman yang dikonsumsi setelah berbuka
ContohBerbuka dengan seteguk air atau kurmaSeluruh makanan berbuka, termasuk hidangan utama

Kesimpulan

Takjil dan ifthar memang sering digunakan secara bergantian dalam percakapan sehari-hari, tetapi keduanya memiliki makna yang berbeda. Takjil merujuk pada tindakan menyegerakan berbuka puasa, sedangkan ifthar mencakup seluruh makanan yang dikonsumsi setelah berbuka. Dengan memahami perbedaannya, kita dapat menggunakan kedua istilah ini dengan lebih tepat sesuai dengan makna aslinya dalam Islam.

Jadi, saat bulan Ramadan tiba, pastikan kita tidak lagi keliru dalam menggunakan kata takjil dan ifthar. Semoga artikel ini bermanfaat dan membantu kita lebih memahami ajaran Islam dengan lebih baik. Selamat menunaikan ibadah puasa! 😊

750 x 100 AD PLACEMENT

Warisan Inspirasi Untuk Keluarga Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sepertinya kamu suka:
930 x 180 AD PLACEMENT