DomaiNesia

Mengapa dalam Islam LDR Tidak Dianjurkan?

750 x 100 AD PLACEMENT

Hakikat Long Distance Relationship (LDR) dalam Rumah Tangga

amatsamawa LDR Tidak Dianjurkan – Long Distance Relationship (LDR) atau hubungan jarak jauh dalam pernikahan adalah kondisi di mana suami dan istri tidak tinggal bersama karena terpisah oleh jarak. Dalam Islam, sebisa mungkin pasangan suami istri disarankan untuk hidup bersama dalam satu atap guna menjaga keharmonisan rumah tangga. Jika tidak terpaksa, sebaiknya LDR dihindari.

Dari Fathimah bintu Qais radhiallahu‘anha, ia berkata:

“Aku datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu aku berkata, ‘Sesungguhnya Abul Jahm dan Mu’awiyah telah melamarku’. Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Adapun Mu’awiyah adalah orang fakir, ia tidak mempunyai harta. Adapun Abul Jahm, ia tidak pernah meletakkan tongkat dari pundaknya’” (HR. Muslim no.1480).

Hadits ini mengindikasikan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak merekomendasikan Abul Jahm karena ia adalah seseorang yang sering bepergian jauh atau memiliki kebiasaan buruk terhadap wanita. Imam An Nawawi rahimahullah menjelaskan dua makna dari sabda Rasulullah:

750 x 100 AD PLACEMENT

🔴 AD - Klik gambar untuk membeli di Shopee!

  1. Abul Jahm sering melakukan perjalanan jauh sehingga tidak bisa selalu berada di rumah.
  2. Abul Jahm memiliki kebiasaan memukul wanita, yang tentu saja bertentangan dengan ajaran Islam.

Dari sini, kita bisa memahami bahwa Islam lebih menganjurkan suami istri untuk selalu dekat satu sama lain, bukan menjalani hubungan yang dipisahkan oleh jarak.

🔴 subscribe youtube

Dalil Al-Qur’an tentang Kebersamaan Suami Istri

Allah ta’ala berfirman dalam Al-Qur’an:

750 x 100 AD PLACEMENT

🔴 AD - Klik gambar untuk membeli di Shopee!

“Dihalalkan bagi kalian untuk melakukan hubungan intim dengan istri kalian di malam bulan Ramadhan. Mereka adalah pakaian bagi kalian, dan kalian adalah pakaian bagi istri kalian.” (QS. Al Baqarah: 187)

Ibnu Katsir rahimahullah menjelaskan ayat ini:

“Kesimpulannya, suami dan istri hendaknya mereka berdua bercampur dengan lainnya, saling bersentuhan, dan tidur seranjang.” (Tafsir Ibnu Katsir)

750 x 100 AD PLACEMENT

Ayat ini menegaskan bahwa dalam Islam, suami dan istri harus selalu bersama dan menjalani kehidupan pernikahan secara harmonis. Bagaimana mungkin suami dan istri bisa menjadi “pakaian” satu sama lain jika mereka terpisah oleh jarak? Hal ini menegaskan pentingnya hidup bersama dalam pernikahan.

Mengapa LDR Tidak Dianjurkan dalam Islam?

  1. Menghambat Kewajiban dan Hak dalam Pernikahan
    Pernikahan dalam Islam memiliki hak dan kewajiban bagi kedua belah pihak, seperti nafkah lahir batin, perhatian, kasih sayang, dan kebersamaan. Jika suami dan istri berjauhan, maka hak-hak ini sulit dipenuhi.
  2. Mengurangi Keharmonisan Rumah Tangga
    Kebersamaan dalam rumah tangga sangat penting untuk membangun keharmonisan dan ikatan emosional yang kuat antara suami dan istri. Jika berjauhan, komunikasi bisa terganggu, dan perasaan bisa menjadi renggang.
  3. Memperbesar Risiko Godaan dan Fitnah
    Ketika suami atau istri menjalani kehidupan sendiri-sendiri, risiko munculnya godaan dan fitnah menjadi lebih besar. Seseorang yang jauh dari pasangannya lebih mudah terpengaruh oleh lingkungan luar yang bisa mengancam keutuhan rumah tangga.
  4. Menyalahi Sunnah Rasulullah
    Sebagaimana hadits yang telah disebutkan, Rasulullah tidak merekomendasikan laki-laki yang sering bepergian jauh sebagai calon suami. Ini menunjukkan bahwa hidup bersama dalam rumah tangga adalah bagian dari sunnah yang perlu dijaga.

Solusi Jika Harus Menjalani LDR

Terkadang, LDR tidak bisa dihindari karena alasan pekerjaan atau keadaan darurat lainnya. Jika memang harus menjalani LDR, berikut beberapa solusi yang bisa diterapkan:

  1. Menetapkan Durasi dan Tujuan LDR
    Pastikan bahwa kondisi ini hanya bersifat sementara dan ada rencana konkret untuk bisa kembali tinggal bersama.
  2. Menjaga Komunikasi yang Baik
    Gunakan teknologi untuk tetap menjaga komunikasi yang baik dengan pasangan, baik melalui video call, telepon, atau pesan tertulis.
  3. Menguatkan Keimanan dan Kepercayaan
    Jaga niat dan kepercayaan kepada pasangan serta tingkatkan ibadah agar terhindar dari godaan yang bisa merusak rumah tangga.
  4. Sesering Mungkin Bertemu
    Jika memungkinkan, buat jadwal rutin untuk bertemu agar tetap bisa merasakan kebersamaan.

Kesimpulan

Dalam Islam, suami dan istri dianjurkan untuk selalu bersama guna menjaga keharmonisan rumah tangga. Dalil dari Al-Qur’an dan hadits menunjukkan bahwa LDR bukanlah kondisi ideal dalam pernikahan. Jika memungkinkan, pasangan suami istri hendaknya menghindari hidup berjauhan agar tetap bisa menjalankan kewajiban dan hak masing-masing dengan baik.

Semoga Allah memberi taufik dan kemudahan dalam menjaga rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah. Aamiin.

750 x 100 AD PLACEMENT

Warisan Inspirasi Untuk Keluarga Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sepertinya kamu suka:
930 x 180 AD PLACEMENT