Amatsamawa Roti Panas by Aisyah – Tidak semua bisnis berawal dari rencana yang matang. Terkadang, bisnis hadir dari situasi yang tidak terduga, seperti yang dialami oleh Nur Azizah, pemilik Roti Panas by Aisyah. Awalnya, ia adalah seorang karyawan profesional yang harus meninggalkan pekerjaannya setelah di-PHK. Kebingungan mencari aktivitas yang bermanfaat, ia mencoba berbagai usaha, mulai dari berjualan susu, baju, hingga brownies.
Saat memulai usaha brownies, ia tidak memiliki peralatan lengkap, bahkan hanya menggunakan oven tangkring sederhana. Namun, dengan semangat dan dorongan dari komunitas Jakarta Berdaya, ia menemukan bahwa bisnis bisa menjadi jalan sukses jika dijalankan dengan tekad dan strategi yang tepat.
Nur Azizah mulai serius dalam bisnis kue dan cookies dengan merek Aisyah Cake and Cookies. Namun, perjalanan bisnisnya tidak selalu mulus. Ia mengalami kegagalan dalam kerja sama dengan mitra digital marketing yang mengakibatkan kerugian besar, terutama di bulan Ramadan 2022.
Saat itu, ia menargetkan produksi 4500 toples cookies untuk dijual. Namun, setelah barang siap, 3000 toples tidak terjual, menyisakan stok bahan baku dalam jumlah besar. Momen Ramadan yang seharusnya menjadi peluang keuntungan justru berubah menjadi cobaan besar.
🔴 AD - Klik gambar untuk membeli di Shopee!
Setelah menghadapi kegagalan besar, Nur Azizah tidak menyerah. Ia berpikir keras bagaimana memanfaatkan bahan baku yang tersisa. Menjual brownies bukan pilihan karena permintaan rendah dan cookies hanya laku di musim tertentu. Akhirnya, ia menemukan ide membuat Roti Panas, sebuah inovasi roti yang fresh from oven.
Hari pertama membuat roti, ia mengalami kegagalan. Hari kedua masih gagal. Baru di hari ketiga, setelah bertanya kepada teman, ia menyadari bahwa untuk membuat roti yang sempurna, dibutuhkan tepung protein tinggi, bukan tepung protein sedang yang ia miliki. Ia pun berusaha mencari tepung yang tepat dengan menawarkan stok tepungnya ke toko bahan kue di sekitar Ciledug.
Dengan modal minim, ia bahkan harus mencicil lapak dagang sebesar Rp700.000 dengan uang awal hanya Rp300.000. Namun, berkat tekadnya, ia tetap menjalankan produksi dengan menjual roti langsung dari oven ke pelanggan.
🔴 AD - Klik gambar untuk membeli di Shopee!
Setiap hari, Nur Azizah mulai memanggang roti pada pukul 03.00 pagi. Suaminya membantu menyiapkan lapak dan menjual roti di pinggir jalan. Hari pertama hanya terjual 40 roti hingga pukul 12.00 siang. Hari kedua mulai meningkat, dan pada hari ketiga, ia mendapat pesanan lebih dari 100 roti. Permintaan terus meningkat hingga ia harus bekerja tanpa tidur selama 24 jam untuk memenuhi pesanan.
Kini, Roti Panas by Aisyah mampu memproduksi 120-180 roti per hari pada hari biasa dan meningkat hingga 300 roti saat akhir pekan. Produk ini menjadi favorit karena dibuat tanpa selai, melainkan dengan isian berkualitas seperti keju cheddar dan cokelat asli.
Salah satu momen tersulit dalam perjalanan bisnisnya adalah saat Lebaran, di mana biasanya banyak orang berbelanja. Namun, pada saat itu, keluarga Nur Azizah mengalami kesulitan keuangan sehingga tidak bisa membeli kebutuhan seperti pakaian baru untuk anak-anaknya. Dari pengalaman itu, ia semakin bertekad mengembangkan bisnisnya agar bisa lebih stabil dan memberikan kehidupan yang lebih baik untuk keluarganya.
Kini, Roti Panas by Aisyah tidak hanya menjadi usaha rumahan, tetapi juga melibatkan tim produksi dan outlet sendiri. Nur Azizah juga mengikuti kompetisi bisnis di Metro TV dan mendapatkan banyak wawasan serta potensi investasi untuk mengembangkan bisnisnya lebih lanjut.
Bagi Nur Azizah, bisnis bukan sekadar mencari keuntungan, tetapi juga memberi manfaat bagi orang lain. Ia merasa bahagia saat melihat pelanggannya, termasuk tukang parkir yang memiliki keterbatasan fisik, bisa membeli rotinya dengan uang hasil kerja kerasnya sendiri.
Kebermanfaatan bisnisnya juga dirasakan oleh tim produksinya yang bisa membiayai kuliah, serta tetangga sekitar yang mendapatkan pekerjaan. Dengan semakin berkembangnya Roti Panas by Aisyah, ia berharap bisa membuka lebih banyak lapangan kerja dan membantu lebih banyak orang.
Dalam waktu dekat, Nur Azizah berencana membuka rumah produksi yang lebih besar dan memungkinkan pelanggan melihat langsung proses pembuatan roti. Ia juga sedang dalam tahap pembicaraan dengan investor untuk memperluas usahanya.
Ia berharap dapat memiliki 500 outlet dalam lima tahun ke depan dan memberikan pengalaman berbeda bagi pelanggan, yaitu menikmati roti yang benar-benar baru keluar dari oven.
Dari perjalanan bisnisnya, Nur Azizah ingin membagikan beberapa pesan bagi para calon pengusaha:
Perjalanan Roti Panas by Aisyah membuktikan bahwa dengan tekad, kerja keras, dan inovasi, siapa pun bisa membangun bisnis yang sukses dari nol. Dari kegagalan kerja sama hingga kesulitan keuangan, semua tantangan berhasil dilalui dengan semangat dan ketekunan.
Kini, Roti Panas by Aisyah terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi banyak pengusaha muda. Bagi Anda yang ingin mencoba roti panas yang lezat dan berkualitas, Anda bisa langsung datang ke outletnya di Jalan Swadaya No. 44, Larangan, Ciledug, atau menghubungi WhatsApp di 0813-1460-198.
Bisnis tidak hanya sekadar dipikirkan, tetapi harus dimulai. Seperti yang dikatakan Nur Azizah, “Bisnis itu bukan direncanakan, tapi bisnis itu dimulai.” Jadi, bagi Anda yang ingin berwirausaha, jangan ragu untuk mengambil langkah pertama!
Warisan Inspirasi Untuk Keluarga Indonesia