Amat Samawa – Ibadah haji dan umrah adalah perjalanan spiritual yang suci, namun sayangnya, tidak semua orang di Tanah Suci memiliki niat yang baik. Beberapa pihak memanfaatkan keramaian jamaah untuk mencari keuntungan pribadi dengan cara yang tidak jujur. Fenomena scam di Mekkah ini sering terjadi, terutama kepada jamaah yang baru pertama kali datang atau belum mendapat informasi yang cukup.
Dalam artikel ini, kita akan membahas lima modus penipuan atau Fenomena scam di Mekkah saat haji dan umrah yang paling sering terjadi di Mekkah, serta tips agar kamu tidak menjadi korban. Yuk simak sampai habis!
Pernah dengar cerita soal orang yang mengaku bisa bantu pegang Hajar Aswad? Hati-hati, ini adalah modus yang sering menimpa jamaah.
Modusnya begini: seseorang mendekati kamu dengan ramah dan berkata bisa membantu masuk ke area Hajar Aswad agar bisa menyentuh batu suci tersebut. Setelah kamu berhasil menyentuh atau mendekat ke Hajar Aswad, mereka akan langsung menagih bayaran, bahkan tidak jarang dengan harga yang cukup mahal.
🔴 AD - Klik gambar untuk membeli di Shopee!
Tips menghindari:
Salah satu scam unik terjadi saat jamaah selesai melakukan Sa’i. Di sekitar pintu Marwah, sering terlihat anak-anak kecil yang memegang gunting.
Mereka akan menawarkan jasa untuk menggunting rambut (tahallul) setelah Sa’i. Sekilas tampak biasa, namun setelah digunting, mereka akan meminta bayaran secara memaksa. Kadang mereka juga datang beramai-ramai, membuat jamaah tidak nyaman dan merasa tertekan.
Mending beli alat cukur portable dishopee bisa cukur botak dan hemat biaya. Karena cukur di Makkah harganya minimal 15 Riyal. atau sekitar 75.000 saat artikel ini dibuat. Kalau kamu mau beli klik disini
🔴 AD - Klik gambar untuk membeli di Shopee!
Tips menghindari:
Jamaah yang lansia atau sakit biasanya menggunakan kursi roda untuk thawaf dan sa’i. Namun, tidak semua penyedia jasa ini resmi.
Modusnya, beberapa orang akan menawarkan kursi roda di pinggir jalan atau di sekitar masjid, tanpa rompi resmi atau tanda pengenal. Harga tidak jelas, dan sering kali setelah selesai, mereka meminta bayaran mahal. Bahkan ada yang tiba-tiba menaikkan tarif di tengah jalan.
Tips menghindari:
Saat musim haji, transportasi umum seperti taksi sangat dibutuhkan. Namun, tak semua sopir taksi bermain jujur. Banyak yang beroperasi tanpa argo dan mematok harga seenaknya kepada jamaah.
Beberapa bahkan menaikkan harga berkali-kali lipat hanya karena tahu penumpangnya adalah jamaah haji. Ini bisa terjadi di pinggiran jalan atau sekitar hotel.
Tips menghindari:
Modus terakhir adalah penjual Al-Qur’an keliling yang menggunakan trolly dan menyebutkan “wakaf, wakaf”. Mereka membuat jamaah percaya bahwa dengan membeli Al-Qur’an dari mereka, mushaf tersebut akan diwakafkan ke Masjidil Haram.
Sebelum lanjut, kalau kamu mau ibadah umroh lancar dari A-Z download buku panduan dan template habit tracker untuk umroh ini. Klik di gambar

Faktanya, Al-Qur’an tersebut tidak bisa diwakafkan ke masjid, karena tidak sesuai standar percetakan resmi Madinah. Jadi jamaah malah tertipu dua kali: uang keluar, wakaf tidak diterima.
Tips menghindari:
Perjalanan haji dan umrah adalah momen istimewa yang seharusnya penuh ketenangan. Namun, kewaspadaan tetap harus dijaga agar tidak menjadi korban penipuan. Selalu konsultasikan segala hal kepada pembimbing, petugas haji, atau rekan rombongan agar kamu bisa lebih aman dalam menjalani ibadah.
Sudah Pernah Kena SCAM di Mekkah?
Yuk share pengalaman kamu di kolom komentar!
Apa tips kamu agar jamaah lain bisa lebih waspada?
Jangan lupa subscribe youtube amatsamawa dan komen “Haji 2025” untuk dapatkan tips dan tools persiapan haji & umrah lainnya!
Insya Allah, semoga perjalananmu ke Baitullah menjadi mabrur dan penuh berkah. Aamiin 🤲✨
Warisan Inspirasi Untuk Keluarga Indonesia